October 26, 2009 • 4:06 pm
[original post on http://ngeteh.wordpress.com/2009/10/26/ping/]
Teman ngeteh,
Ada pernyataan dari sebagian orang yang menyatakan bahwa cuma 1 produk piranti genggam saja yang memungkinkan chatting langsung memakai messenger bawaannya. Kiranya, rekan ngeteh tahu produk yang dimaksud. Benar, Blackberry dengan BBM-nya. Sisi positif banyak bisa diketahui, namun tentu saja sisi negatif juga akan turut menyertai dalam suatu penggunaan teknologi dimana efek plus-minusnya bervariasi pada setiap orang. Salah satu sisi negatif dari teknologi ini menurut saya adalah timbulnya exclusivisme dalam masyarakat walaupun sebagian yang lain memang tidak mempermasalahkan.
Dalam tulisan ini, saya tidak membahas aspek sosial dari teknologi itu melainkan memberi suatu keterangan tambahan pada pernyataan di kalimat pertama paragraf di atas. Pendapat tersebut tidaklah sepenuhnya benar, sebagai contoh, pengguna iPhone sebenarnya bisa menikmati hal serupa, yakni apa yang dinamakan iPhone-to-iPhone messaging dengan software yang dinamakan Ping!. Tidak cuma itu, Ping! juga dapat bekerja pada iPod Touch jika mendapat sinyal Wi-Fi. Ping! sendiri bisa diunduh di situs resminya melalui Apple Store.

Seperti yang disebutkan dalam halaman FAQ Ping!, secara umum, Ping! mirip dengan BBM yang bukan SMS maupun sistem IM (Instant Messaging, seperti YM, MSN, ICQ, dsb), namun dapat mengirim pesan antar piranti sejenis (satu merek). Ping! juga tidak memerlukan logging/logout, dan sebagainya mirip. Lalu apa bedanya?
Ping! memungkinkan penggunanya membuat sendiri PIN-nya yang disebut sebagai Ping ID. Bisa berupa nama sendiri, seperti YM-ID dan sebagainya dengan syarat antara 4-20 karakter. Keterangan lebih lanjut bisa dibaca di FAQ Ping! Tidak menutup kemungkinan, di kemudian hari, merek-merek lain juga akan melakukan hal yang serupa, mengingat layanan push mail sekarang juga telah dimiliki hampir semua merek piranti genggam. Dapat kita lihat misalnya pada Nokia Messaging. Sehingga hampir semua merek piranti genggam kini bisa mendapatkan informasi seketika dari email yang datang. Saya melihat sosialisasi dan petunjuk kemudahannya saja yang belum sampai pada semua lapisan masyarakat yang tingkat pemahaman teknologinya juga beragam.
Mari kita tunggu teknologi selanjutnya sambil ngeteh.
Filed under: Teh Canggih
September 29, 2009 • 12:04 pm
Mengetahui sejarah bangsa lain juga penting bagi kita dalam melihat masa lalu untuk diambil pelajarannya. Disamping, tentu saja sejarah bangsa sendiri patut untuk diketahui terlebih dahulu karena menyangkut sejarah kita juga. Kali ini saya bermaksud membahas sejarah salah satu negara bagian (state) Amerika Serikat kepada teman ngeteh semuanya. Sambil mencicipi teh hangat menjelang tengah malam ini, kita obrolkan beberapa hal tentang state ini yang mungkin ada yang belum kita ketahui.
Texas yang kita sekarang, sebenarnya tidaklah sama dengan Texas jaman dahulu. Daerah yang disebut Texas pun berubah-ubah sepanjang perjalanannya. Saya pun beberapa waktu lalu baru mengetahui bahwa daerah ini dulunya pernah menjadi sebuah negara merdeka yang disebut Republik Texas. Pernah juga negara ini menjadi bagian dari Meksiko. Di wilayah ini, dikenal istilah “Six Flags over Texas”, karena ada 6 negara yang pernah mengklaim teritori ini.
Sejarahnya menarik untuk disimak karena pergantian status itu, menjadikan daerah ini mempunyai beberapa keunikan dalam beberapa hal.

Bendera Negara Bagian Texas sekarang.
Read the rest of this entry »
Filed under: Teh Kebudayaan
September 25, 2009 • 10:13 am
Saya buka kembali berkas-berkas, kutemukan sepotong bait untukku yang mungkin belum selesai:
“ketika kau terlelap..
terpancar kepolosan jiwamu
menggentarkan hatiku
tuk terus menjagamu hingga terjaga
dan tak akan pergi selagi kau terlelap
dan kembali menyaksikan pancaran kehangatan dirimu”
Apakah bait ini belum selesai?
Namun ku sedang buang semua berkas di masa lalu..
Filed under: Teh Cinta
August 21, 2009 • 3:20 am
Setelah membaca tulisan mengenai petromax di blog Mbak Brilian Sekartaji, saya menjadi mendapat ide untuk menuliskan tentang sejarah lampu petromax yang mungkin ada diantara teman ngeteh belum mengetahuinya. Dahulu, saya pernah mendongengkan cerita ini kepada adik saya.

Petromax, Lampu kerosin/ parafin/ spirtus bertekanan. (sumber gambar: wikipedia)
Kebanyakan orang yang berusia 20 tahun keatas sudah mengetahui bagaimana bentuk lampu petromax itu. Lampu ini sangat populer pada jaman listrik belum begitu merata dulu. Sayapun juga pernah mengalaminya, sewaktu hidup di desa, lampu petromax adalah pengganti utama penerangan saat listrik tiba-tiba padam atau tegangannya turun. Kaum muda yang ikut kegiatan ke-Pramuka-an, PMR, atau pecinta alam-pun pada umumnya juga mengetahui apa dan bagaimanakah lampu petromax itu. Namun bagaimanakah lampu itu disebut petromax?
Read the rest of this entry »
Filed under: Teh Instan, Teh Manis
Tanggapan