mari Ngeteh dulu…

Kedai Teh di dunia maya

Sepenggal bait

Saya buka kembali berkas-berkas, kutemukan sepotong bait untukku yang mungkin belum selesai:

“ketika kau terlelap..
terpancar kepolosan jiwamu
menggentarkan hatiku
tuk terus menjagamu hingga terjaga
dan tak akan pergi selagi kau terlelap
dan kembali menyaksikan pancaran kehangatan dirimu”

Apakah bait ini belum selesai?

Namun ku sedang buang semua berkas di masa lalu..

Filed under: Teh Cinta

Sejarah Lampu Petromax

Setelah membaca tulisan mengenai petromax di blog Mbak Brilian Sekartaji, saya menjadi mendapat ide untuk menuliskan tentang sejarah lampu petromax yang mungkin ada diantara teman ngeteh belum mengetahuinya. Dahulu, saya pernah mendongengkan cerita ini kepada adik saya.

Petromax

Petromax, Lampu kerosin/ parafin/ spirtus bertekanan. (sumber gambar: wikipedia)

Kebanyakan orang yang berusia 20 tahun keatas sudah mengetahui bagaimana bentuk lampu petromax itu. Lampu ini sangat populer pada jaman listrik belum begitu merata dulu. Sayapun juga pernah mengalaminya, sewaktu hidup di desa, lampu petromax adalah pengganti utama penerangan saat listrik tiba-tiba padam atau tegangannya turun. Kaum muda yang ikut kegiatan ke-Pramuka-an, PMR, atau pecinta alam-pun pada umumnya juga mengetahui apa dan bagaimanakah lampu petromax itu. Namun bagaimanakah lampu itu disebut petromax?

Read the rest of this entry »

Filed under: Teh Instan, Teh Manis

Anti Materi

Teman ngeteh,

Yang akan kita bicarakan kali ini bukanlah mengenai hal-hal sosial, bukan membahas mengenai materialisme. Yang saya kemukakan ini adalah mengenai fisika modern. Namun jangan khawatir, kita selalu membahas hal-hal dengan santai, fisika-pun bisa dijadikan bahan obrolan ringan, tidak perlu seberat bahan pembicaraan profesor-profesor yang memang ahli di bidangnya.

Pernahkah teman ngeteh membayangkan mengenai fakta adanya pasangan-pasangan dalam segala hal di dunia ini? Ada siang-ada malam, ada jantan-ada betina, ada gelap-ada terang, dan sebagainya. Jika kita melanjutkan sampai tingkat yang lebih kecil, teman-teman akan mendapatkan ada proton-ada elektron. Namun benarkah proton adalah lawan dari elektron? Pada tahun 1932, Carl D. Anderson menemukan sebuah partikel seukuran elektron namun bermuatan positif. Sebenarnya, partikel ini pertama kali dideteksi oleh Chung Yao Chao, namun beliau tidak menyadari itu apa. Dari kejadian inilah, antimateri mulai dikenal luas. Bahwa setiap partikel mempunyai pasangan anti-partikelnya.

antiproton

Antiproton

Yang saya kemukakan diatas adalah positron yang merupakan antipartikel lain.  Bagaimanakah dengan partikel-partikel lain seperti proton, netron, dan atomnya? Apakah ada anti atom? Anti hidrogen misalnya? Anti-emas? Secara lebih luas lagi, adakah anti-molekul? Molekul sejenis, namun disusun oleh antipartikelnya?

Read the rest of this entry »

Filed under: Teh Instan

Duit

Hampir semua orang di Indonesia mengenal duit.  Semua kalangan memakai duit, apapun bentuknya, dan bagaimanapun caranya. Namun, tak sedikit pula yang belum mengetahui darimana asal istilah “duit”. Istilah ini agaknya lebih populer dari saudara bakunya, “uang”, karena beberapa bahasa daerah juga mengenal istilah “duit”.

Secara umum, duit adalah satuan koin Belanda yang setara dengan dua penny. Delapan duit ini setara dengan satu stuiver sampai jaman Peperangan era Napoleon. Jaman dahulu, sistem uang Belanda tidaklah berbasis kelipatan sepuluh (desimal). Namun, di jaman modern sekarang, setelah desimalisasi mata uang Belanda, istilah satu stuiver dipakai untuk menunjukkan sekeping lima sen. Sekarangpun, setelah pemakaian mata uang euro, satu stuiver menunjukkan lima sen euro. Kembali kepada duit, 160 duit menunjukkan satu gulden (jaman dahulu setara 20 stuiver).

Duit VOC di British Museum

Duit VOC di British Museum

Istilah duit menjadi merasuk kepada banyak kalangan di Indonesia (dan juga sekitarnya) karena peran serta VOC yang telah ada di Nusantara sejak tahun 1596 saat ekspedisi pertama yang dipimpin Cornelis de Houtman masuk wilayah Nusantara, yang mendarat di pelabuhan Banten sebagai pelabuhan utama Jawa bagian barat (saat itu Nusantara masih dalam bentuk kerajaan-kerajaan). Maka dari itu, orang Bantenlah yang pertama mengetahui duit. Kemudian, karena Cornelis berseteru dengan penduduk Banten dan Portugis, akhirnya dia menyingkir ke timur melalui pantai utawa Jawa, namun lagi-lagi berkonflik dengan penduduk setempat, yakni penduduk Sedayu sehingga menewaskan 12 awaknya. Namun, dengan kejadian ini, duit menjadi diperkenalkan di daerah Sedayu. Setelah peristiwa itu, Cornelis terus mencari daerah lain untuk berdagang, namun lagi-lagi Cornelis berkonflik dengan penduduk Madura yang mengakibatkan terbunuhnya seorang pemimpin di salah satu daerah Madura. Setalah peristiwa ini, Cornelis kembali ke Belanda dengan membawa rempah-rempah yang telah dinilai cukup untuk membawa banyak keuntungan. Akibatnya, secara tidak langsung, duit menjadi beredar pula di Madura.

Tahun berganti tahun, makin banyak kapal Belanda datang ke nusantara untuk membeli rempah-rempah, sambil mendirikan pos-pos VOC di Batavia (Jakarta), serta daerah-daerah lain di Hindia Timur (Indonesia) seperti Maluku dan Banda sambil menjalankan politik monopolinya. Hingga akhirnya pada tahun 1603, VOC mendapat ijin untuk mendirikan kantor perwakilan di Banten dan mengangkat gubernur jenderal pertamanya, yakni Pieter Both yang memilih pusat administrasinya di Batavia. Disamping itu pula, didirikan pula kantor-kantor untuk gubernur seperti Frederik de Houtman di Ambon. Dari sinilah era babak baru kolonialiasasi di Nusantara dimulai secara perlahan-lahan. Duit mulai beredar luas di masyarakat dan memudahkan VOC memegang kendali atas ekonomi.

Saya sendiri mempunyai sebuah koin duit tahun 1800-an namun saat itu dipakai kakek untuk kerokan dan sekarang entah dimana.

Add to FacebookAdd to DiggAdd to Del.icio.usAdd to StumbleuponAdd to RedditAdd to BlinklistAdd to TwitterAdd to TechnoratiAdd to FurlAdd to Newsvine

Filed under: Teh Kebudayaan

Sekilas Info

Ini adalah blog yang berisi obrolan ringan yang biasa kita bicarakan sambil ngeteh. Apapun dibahas di sini secara ringan dan santai.
Add to Technorati Favorites

Halaman Tetap

Ngeteh juga ada di:

Komunitas


Ikatan Alumni ITB
Ikatan Alumni ITB
Keluarga Mahasiswa ITB
Amateur Radio Club ITB
Himpunan Mahasiswa Elektroteknik ITB
blogger Nganjuk
digg.com

rumahblogger.com, rumahnya blogger indonesia!
digg.com
Other Language Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Peracik Teh

Ade Bayu

Ucapan dari Peracik Teh

Waktu Ngeteh

January 2010
M T W T F S S
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Yang berkunjung:

  • 3,287 hits

Ngeteh dalam pandangan

Interior suatu Gedung di Downtown Ft. Worth.

Dari sudut langit L.A.

Kita mesti melihat ke bawah.

Jalanan yang cukup rapi

Bahaya lantai ke 40

Miring

Nonton sapi harus bayar

Kafe siang hari

Pusatnya koboi

Di ujung jalan

More Photos